Selasa, 11 Juni 2013

PASAR BEBAS


Oleh : M. Khoirul Amin
NIM : 2012 6903 0019
Pengertian Pasar Bebas
Menurut Adam Smith : Pasar bebas sebagai suatu wadah untuk menampung yang dihasilkan oleh setiap individu yang berpangkal pada paham kebebasan yang diberikan kepada pelaku-pelaku ekonomi untuk menjalankan kegiatan ekonomi sesuai dengan keinginan mereka tanpa ada campur tangan pemerintah.
Menurut David Ricardo : Pasar bebas merupakan suatu sistem perdagangan luar negeri dimana setiap negara melakukan perdagangan tanpa ada halangan negara.
Maka dari pengertian kedua tersebut dapat disimpulkan bahwa pasar bebas adalah suatu pasar dimana harga barang dan jasa disusun secara lengkap oleh ketidak saling memaksa  yang disetujui oleh para penjual dan pembeli, yang pada umumnya ditetapkan oleh hukum penawaran dan permintaan tanpa campur tangan pemerintah dalam regulasi harga, penawaran, dan permintaan.

Ciri-ciri Pasar Bebas
1.      Semua sumber produksi adalah milik masyarakat individu.
2.      Masyarakat diberi kebebasan dalam memiliki sumber-sumber produksi.
3.      Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi. Campur tangan negara hanya dibatasi pada hal-hal yang tidak dapat diusahakan oleh swasta tetapi menjadi syarat terselenggaranya pasar bebas, misalnya keamanan negara.
4.      Masyarakat terbagi menjadi dua golongan, yaitu pemilik sumber daya (modal) dan pekerja (buruh).
5.      Timbul persaingan dalam masyarakat, terutama dalam mencari keuntungan.
6.      Kegiatan selalu mempertimbangkan keadaan pasar.
7.      Pasar merupakan dasar setiap tindakan ekonomi.
8.      Biasanya barang-barang yang dihasilkan bermutu tinggi.

Dampak Positif  Dari Pasar Bebas
1.      Memperkenalkan produk Indonesia keluar negeri.
2.      Mewujudkan perekonomian yang teguh dalam jangka panjang.
3.      Menumbuhkan kreasi dan inisiatif masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi, karena masyarakat tidak perlu lagi menunggu komando dari pemerintah.
4.      Menghasilkan barang-barang yang bermutu tinggi, karena adanya semangat persaingan antar masyarakat.
5.      Mudah mendapatkan barang yang bermutu tinggi dengan harga yang murah.
6.      Devisa negara akan kuat jika eksport lebih tinggi dari import.

Dampak Negatif Dari Pasar Bebas
1.      Pasar dalam negeri yang diserbu pasar asing dengan kualitas dan harga yang bersaing akan mendorong pengusaha dalam negeri berpindah usah dri produksi diberbagai sektor ekonomi menjadi importer atau pedagang saja.
2.      Peran produksi terutama sektor industri manufaktur dan UKM dalam pasar akan terpangkas dan digantikan import.
3.      Sebuah produk asing terutama dari China dapat mengakibatkan kehancuran sektor-sektor ekonomi dalam negari.
4.      Terjadinya persaingan bebas yang tidak sehat jika birokratnya korup.
5.      Masyarakat yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin.
6.      Banyak terjadinya monopoli masyarakat.
7.      Pemerataan pendapat sulit dilakukan karena persaingan bebas tersebut.

Faktor Yang Mempengaruhi Suatu Negara Menjalankan Pasar Bebas
1.      Keterbatasan konsumen yang memerlukan komoditi didalam negeri, untuk itu perlu memasarkan keluar negeri.
2.     Tidak semua masyarakat suatu negara bisa memenuhi komoditinya sehingga harus dilakukan import dari negara lain.
3.      Sebagai sarana saling menjalin kerjasama dan persahabatan.
4.      Agar dapat mempelajari teknologi bagaimana memproduksi suatu barang ke negara-negara maju.
5.      Menyebarluaskan barang dan jasa dari suatu negara ke negara lain.

Peran Pemerintah Dalam Pasar Bebas
1.      Mengawasi agar eksternaliti kegiatan ekonomi yang merugikan dapat dihindari atau akibat buruknya dapat dikurangi.
2.      Menyediakan barang publik yang cukup sehingga masyarakat dapat memperoleh barabg tersebut dengan harga yang murah.
3.     Mengawasi kegiatan-kegiatan perusahaan, terutama perusahaan-perusahaan besar yang dapat mempengaruhi pasar, agar mereka tidak mempunyai kekuasaan monopoli yang merugikan.
4.  Menjamin agar kegiatan ekonomo yang dilakukan tidak menimbulkan penindasan dan ketidak sertaan dimasyarakat.
5.     Memastikan agar pertumbuhan ekonomi dapat diwujudkan dengan efisien.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar